Penyebab Blog Dihapus Google

Penyebab Blog Dihapus Google itu Banyak. Suatu momen dimana blog yang telah kita kelola selama berbulan-bulan, bahkan bertahun tahun dihapus oleh Google tentunya menjadi suatu hal yang akan membuat Anda berfikir untuk berhenti nge-blog, buat blog dari A-Z, artikel sudah banyak, pengunjung sudah banyak, tapi blog berakhir dengan keputusan penghapusan oleh Blogger dan Google, rasanya cukup mengesalkan bukan?

Memang benar, walaupun Google merupakan pemilik platform Blogger (blogspot), dan kita hanya menumpang hosting dan domain saja, penghapusan yang begitu tiba tiba dapat menyebabkan pengelola blog menjadi down, terutama jika blog-nya memiliki banyak pengunjung dan menjadi sumber penghasilan utama-nya untuk dapat memenuhi kehidupan sehari.



Penyebab Blog Dihapus Google


Namun perlu Anda tahu, Google tidak akan menghapus blog Anda selama pengelola tidak melakukan hal hal nakal.

Saya sendiri pernah mengalami hal ini, dimana blog ini adalah sebuah blog hasil clone (meng-clone seluruh artikel blog milik orang lain tanpa terkecuali) dan beberapa bulan kemudian, saya mendapatkan notifikasi bahwa akun Blogger saya ditangguhkan, dengan kata lain, saya tidak lagi dapat mengakses dashboard Blogger beserta menikmati fitur fitur didalamnya, seperti membuat blog baru, karena yang menimpa saya bukanlah "penghapusan blog", melainkan "penangguhan akun", dimana saya tidak lagi dapat menikmati fitur blogger dengan menggunakan email yang mendapatkan penangguhan akun.



Baca juga: Bukan dihapus, akun blogger saya ditangguhkan
Penyebab Blog Dihapus Google

Walaupun mendapatkan penangguhan, saya tidak merasa begitu terkejut ataupun nge-down, karena pada dasarnya blog saya tersebut merupakan sebuah percobaan untuk melakukan clone blog. Selain itu, sebelum penangguhan dijatuhkan, Google DMCA sudah mengirimkan sejumlah email peringatan terkait keluhan dan laporan konten download software illegal yang terdapat pada blog tersebut.

Seperti yang saya sebutkan diatas, Google tidak akan menghapus blog Anda selama Anda tidak melakukan hal hal nakal, jadi selama Anda bermain dengan jujur dan menuliskan artikel yang tidak melanggar UU ITE, Anda tidak perlu khawatir mendapati blog Anda mendapatkan penghapusan.

Jika Anda masih khawatir blog Anda dihapus oleh Blogger/Google, Anda dapat mengantisipasinya dengan mengganti domain blog Anda menjadi domain TLD dan bersiap melakukan migrasi dari Blogger ke Wordpress self-hosted, dengan begitu blog Anda tidak akan dihapus, karena Anda menghosting web Anda dengan penyimpanan web Anda sendiri (dapat sewa di provider hosting) dan Google tidak berhak untuk menghapus blog Anda.


Baca juga:

Cara melakukan costum domain blogspot menjadi TLD (.com , .net, .org, .info, dan lain lain)
Panduan melakukan migrasi dari blogspot ke wordpress self-hosted
Cara memasang Wordpress di hosting menggunakan Cpanel

Selain itu, jika Anda tidak memiliki biaya yang cukup untuk menghosting blog Anda di Wordpress self-hosted, Anda dapat mengantisipasi penghapusan blog oleh Google dengan membackup blog Anda secara berkala.


Baca juga: Cara membackup data blog

Let me repeat it again "Selama blog Anda tidak melakukan hal hal nakal, blog Anda tidak akan dihapus", hanya orang orang yang memiliki blog dengan konten konten terlarang-lah yang akan dihapus Google. Walaupun Anda memiliki sejuta pengunjung per bulannnya, Google tidak akan menghapus blog Anda, karena yang menjadi pertimbangan utama Google untuk melakukan penghapusan adalah KONTEN dari blog itu sendiri.
Penyebab Blog Dihapus Google
Jika-pun blog Anda mengalami penghapusan, Anda memiliki kesempatan selama 20 hari untuk mengajukan banding ke pihak Google untuk meminta pemulihan blog dari penghapusan. Selanjutnya pihak google akan melakukan peninjauan terhadap penyebab terhapusnya blog tersebut. Hasilnya, blog bisa diaktifkan lagi dan bisa juga dihapus secara permanen.

Jika Anda ingin mencegah blog yang Anda kelola dari penghapusan, ada baiknya Anda membuat blog yang tidak berisikan konten-konten dan melakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh Google yang akan saya uraikan dibawah ini:

1. Konten download software illegal


Blog yang paling rawan mengalami penghapusan oleh Google adalah blog yang memiliki konten konten download software yang memiliki lisensi hak cipta secara illegal, yang biasanya memberikan embel embel cracked, plus serial number, RIP, dan lain lain.

Biasanya, yang mengirimkan keluhan kepada blogger adalah perusahaan pemilik software itu sendiri, sebagai contoh, jika Anda memposting tentang "Download Adobe Photoshop CC Full Version + Cracked", pihak Adobe akan melaporkan artikel anda, kemudian Anda akan mendapatkan pemberitahuan dari Google untuk memberitahukan bahwa postingan Anda mendapatkan keluhan dari pengguna, pada tahap ini, Google akan meminta Anda untuk menghapus atau mengedit agar status keluhan itu hilang, sehingga blog Anda terlepas dari bahaya penghapusan.

Blog dengan niche download memang merupakan niche yang paling dicari orang orang saat ini, akan tetapi, seiring dengan ramainya peminat, resiko yang diterima sama besar dengan keuntungan yang didapat.

2. Konten d*w*sa


Pada pertengahan tahun 2015 lalu, Blogger menerbitkan sebuah kebijakan yang melarang sebuah blog untuk memuat konten konten dewasa dan menjadikannya sebagai topik utama dalam pembahasan yang dibahas di blog Anda.

Penyebab Blog Dihapus Google

Walaupun begitu, karena banyaknya keluhan dari blogger blogger yang mengelola blog dengan topik tersebut yang merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut, Blogger (Google) kembali merevisi dan mengubah kebijakan tersebut dengan sebuah pengecualian, dimana jika Anda ingin membuat sebuah blog yang memuat konten dewasa, Anda wajib untuk mengubah kategori blog Anda menjadi blog dewasa

Caranya, Anda dapat mengunjungi dashboard Blogger--> Setelan--> Lainnya--> Pada pertanyaan "Konten Dewasa?", pilih Ya

Dengan cara tersebut, Anda dapat terhindar dari penghapusan blog oleh Google karena alasan konten dewasa, sayangnya, akan ada sedikit penurunan traffic karena hanya pengunjung yang memiliki umur diatas 18 tahun (berdasarkan tanggal lahir akun Gmail) saja yang dapat mengunjung blog Anda.

Solusi lainnya, walaupun diperlukan sedikit modal, ada baiknya Anda berhenti menggunakan Blogger dan mencoba menjadi lebih professional dengan menghosting blog Anda sendiri dengan menggunakan Wordpress self-hosted.


Baca juga:

Cara melakukan costum domain blogspot menjadi TLD (.com , .net, .org, .info, dan lain lain)
Panduan melakukan migrasi dari blogspot ke wordpress self-hosted
Cara install wordpress di hosting menggunakan Cpanel


3. Blog hasil Clone (COPAS, AGC, Cloning)


Seperti kasus yang saya hadapi, blog yang merupakan duplikasi konten adalah suatu hal yang tidak dapat ditoleransi, selain merugikan blog yang Anda copas, Google juga akan merasa dirugikan karena harus menampung blog sampah yang memuat konten yang 100% sama dengan blog orang lain.

Terutama jika anda menggunakan AGC (Auto Generated Content/AutoBlog) dan Cloning (Clone), cepat atau lambat blog Anda akan dihapuskan oleh Google jika mereka menyadari ada aktifitas yang tidak wajar terjadi di blog Anda.


Baca juga:

Mari mengenal apa itu AGC
Teknik duplikasi artikel dengan cloning blog

Jika misalkan blog Anda sudah terlanjur merupakan blog hasil copas, saya sarankan tinggalkan blog tersebut dan buat blog baru, atau lakukan penghapusan artikel artikel yang merupakan hasil copas, karena jika pemilik artikel asli menyadari dan melaporkan blog Anda ke Google DMCA, besar kemungkinan blog Anda akan dikenakan penalty, bahkan penghapusan sekalipun.


Baca juga:

Cara mendeteksi pencurian artikel
Melaporkan pencurian artikel ke Google DMCA


4. SPAM


Spam adalah sebuah tindakan dimana Anda melakukan sesuatu secara beruntun dan berlebihan, dalam hal blogging sendiri, Spam dapat diakibatkan karena Anda melakukan update artikel dan mengupload foto secara berlebihan dan tak wajar.

Umumnya, jika Anda mengelola blog Anda secara alami tanpa menggunakan teknik blackhat(curang), Anda tidak perlu khawatir akan faktor yang satu ini.

Jika blog Anda baru saja dibuat, usahakan untuk membuat artikel dengan jumlah dan frekuensi yang sesuai dengan umur blog Anda, sebagai contoh, jika blog Anda baru berumur sebulan, usahakan untuk membuat 2-3 artikel per hari, berumur 6 bulan, usahakan untuk membuat 4-6 artikel per hari, berumur 1 tahun, usahakan membuat 7-11 artikel per hari, dan seterusnya, semakin tua seumur blog, semakin banyak frekuensi update artikel yang diperbolehkan oleh Google.

Akan tetapi, saya sendiri menyarankan Anda untuk tidak memaksakan diri Anda dan cobalah untuk membuat 2-3 artikel per hari sesuai kemampuan Anda. Karena Google tidak mementingkan kuantitas, melainkan kualitas, namun jika Anda mampu untuk membuat artikel dengan frekuensi yang lebih tinggi, tidak masalah, justru Google akan semakin suka dengan blog Anda.

Dengan catatan, artikel harus dibuat dengan ide ide yang jarang dibahas di blog lain, sehingga hasil dari halaman pencari GOogle semakin lengkap dari hari ke hari.

Pokoknya update artikel sealami dan se-manusiawi mungkin, karena jika Anda memiliki blog baru, namun blog Anda tersebut memiliki frekuensi update yang tinggi, jangan salahkan sistem anti-spam Google ketika mereka melakukan penghapusan pada blog Anda.

5. Cracking, hacking, serial number, dan lain lain


Sama halnya dengan poin #1 buatlah artikel yang tidak mengandung konten yang memiliki lisensi hak cipta, karena jika perusahaan pemilik software tersebut melaporkan blog Anda ke Google, cepat atau lambat blog Anda akan mengalami penghapusan.

Biasanya, sebelum tindakan penghapusan dieksekusi, Google akan mengirimkan sejumlah email untuk memberitahukan konten yang bermasalah dan meminta Anda untuk melakukan perbaikan (mengedit atau menghapus) pada artikel yang bermasalah tersebut.

6. Melakukan tindakan yang mencoba membodohi Google


Yang saya maksud dengan tindakan yang mencoba membodohi Google adalah teknik teknik blackhat SEO, dimana anda mencoba melakukan sejumlah tindakan tak wajar dengan tujuan untuk meningkatkan SERP blog Anda.

Dalam hal ini, beberapa hal yang termasuk kedalam tindakan yang bertujuan untuk mencoba membodohi Google adalah sebagai berikut:

Melakukan penimbunan keyword

Melakukan penimbunan keyword yang saya maksud disini adalah suatu tindakan dimana Anda menuliskan keyword secara beruntun di suatu tempat dengan tujuan untuk menambah lebih banyak keyword pada sebuah artikel.

Contoh:
Ketika Anda membuat artikel berjudulkan "Cara melakukan Optimasi SEO", pada akhir artikel Anda mencoba untuk mengetikan keyword keyword sejenis seperti "Optimasi SEO, Teknik Optimasi SEO, melakukan optimasi SEO, optimasi SEO On-page, Optimasi SEO-off page, optimasi seo, cara melakukan optimasi SEO, melakukan optimasi seo, belajar teknik optimasi SEO, dst".

Google sangat tidak menyukai tindakan seperti ini karena dianggap akan membingungkan search engine.

Setidaknya, jika Anda ingin menambah keyword lebih banyak, tambahkan dan sebarkan saja kedalam artikel dan buatlah se-natural mungkin, karena teknik ini jauh lebih friendly daripada teknik menimbun keyword seperti diatas.

Menyembunyikan tulisan dengan warna putih (menyesuaikan background)

Sama halnya dengan teknik diatas, metode ini biasanya dilakukan untuk menambah keyword dengan menyembunyikan kata kata tertentu dengan mengubah warna tulisan menjadi putih untuk memanipulasi pandangan pembaca, yang membuat tulisan tersebut seakan akan tidak ada.

Walaupun tidak mengganggu pengunjung, teknik ini tetap tidak disukai oleh Google.

Menyembunyikan obyek/tulisan dengan css "Display: none;"

Tak jauh berbeda dengan dua teknik diatas, metode ini juga digunakan untuk menyembunyikan obyek, dan kali ini menggunakan style CSS.

Sama halnya dengan dua teknik diatas, metode ini juga tidak disukai oleh Google.

Untuk selengkapnya, Anda dapat membaca keterangan dan alasan Google tidak menyukai teknik ini dengan mengunjungi halaman support Panduan Webmaster. Disana, Google membahas secara terperinci mengapa mereka sangat tidak menyukai teknik yang satu ini.

7. Penipuan / Phising


Blogger tidak menginjinkan blog yang ditempatkan di hosting mereka dijadikan media untuk melakukan penipuan atau memasang script phising yang bertujuan untuk mendapatkan informasi pribadi korban, seperti email / password sebuah akun social media, rekening bank, dan lain lain.

8. SARA


Sara adalah berbagai pandangan dan tindakan yang didasarkan pada sentimen identitas yang menyangkut keturunan, agama, kebangsaan atau kesukuan dan golongan. Setiap tindakan yang melibatkan kekerasan, diskriminasi dan pelecehan yang didasarkan pada identitas diri dan golongan dapat dikatakan sebagai tidakanSara.

Google sangat melarang keras pengguna platform Blogger mereka dijadikan sebuah media untuk menjadi sebuah cara untuk memulai pertikaian atau mengadu domba sebuah suku, golongan, agama.

9. Redirect halaman


Anda dilarang untuk melakukan sebuah redirect (mengarahkan sebuah halaman ke halaman lain) dengan mengarahkannya ke halaman yang jelas jelas tidak berhubungan dengan URL asal.

Sebagai contoh, jika Anda membuat sebuah artikel dengan berjudulkan "Penyebab Google melakukan penghapusan pada sebuah blog", Anda mencoba mengalihkan/me-redirect artikel tersebut menggunakan script redirect otomatis ke halaman lain yang sama sekali tak ada kaitannya dengan artikel yang Anda buat.

Sesuai dengan kebijakan yang telah diterbitkan oleh Google, Anda hanya diperbolehkan melakukan redirect ketika Anda melakukan pergantian domain atau mengkonsolidasikan beberapa halaman menjadi satu.

10. Malware atau virus


Biasanya, ketika Anda memasang script secara asal asalan tanpa mengecek source dari script tersebut, bukan tidak mungkin script tersebut mengandung virus yang bisa merugikan pengunjung.

Umumnya, script script yang mengandung virus ini biasanya berasal dari program periklanan yang tidak memantau pengiklannya (advertiser) yang ternyata menyisipkan virus kedalam script iklan mereka.

Dari pengalaman saya, program pengiklanan yang sempat terdeteksi mengandung virus adalah Bidvertiser dan Exoclick (tapi Exoclick kalau gak salah sekarang sudah bersih).

Sebagai tambahan, Google juga tidak menyukai situs yang berisi iklan pop-up, berusaha untuk menginstal peranti lunak tanpa izin pembaca, atau memengaruhi pembaca dengan kode berbahaya. Ini sangat dilarang di Blogger.

Saran saya, sebelum memasang sebuah iklan di situs Anda, pastikan iklan yang Anda pasang sudah trusted dan bebas virus, untuk mengetahui hal tersebut, Anda dapat melakukannya dengan membaca review orang orang yang sudah pernah memakai iklan tersebut.

11. Kekerasan


Anda dilarang untuk membuat konten konten kekerasan, baik itu dalam bentuk tulisan maupun gambar gambar.

Dalam hal ini, "kekerasan" yang dimaksud adalah konten konten yang berkaitan dengan pengroyokan, pembunuhan, darah, gore, dan hal hal yang dirasa tidak aman untuk dibaca oleh publik.

12. Melanggar kebijakan Blogger


Tentu saja, semasa Anda masih menggunakan Blogger sebagai platform blog Anda, Anda sebagai pengelola situs wajib untuk memenuhi segala kebijakan yang telah ditetapkan oleh blogger.

Blogger telah menetapkan kebijakan mereka dan menuliskan secara detail apa saja yang boleh dan tidak bole dilakukan oleh seorang blogger di halaman Kebijakan konten blogger mereka.

Untuk selengkapnya, Anda dapat membacanya melalui halaman Kebijakan Konten Blogger

Solusi untuk blog yang terlanjur dihapus Google


Untuk Anda yang sudah terlanjur mendapatkan penghapusan blog oleh Google, Anda memiliki waktu selama 20 hari untuk melakukan aju banding, jika Anda tidak melakukan tindakan pada masa tersebut, Google akan menghapus blog Anda secara permanen, sedangkan jika Anda mencoba melakukan aju banding, Google akan melakukan review permasalahan yang menjadi penyebab blog Anda mendapatkan penghapusan, dan mempertimbangkan apakah blog Anda akan dipulihkan atau tidak.


Baca juga: Cara melakukan aju banding blog yang dihapus oleh Google

Biasanya, Google akan membutuhkan waktu 3 hari hingga seminggu untuk memproses aju banding tersebut, jika Anda terbukti melakukan pelanggaran yang disengaja (konten blog benar benar melanggar kebijakan), blog Anda tidak lagi dapat dipulihkan dengan cara apapun.

Penutup
Mengembangkan blog di blogger memang memiliki resikonya sendiri, akan tetapi, resiko tersebut hanya berlaku ketika Anda mencoba melakukan hal hal nakal, jadi, jika Anda merasa blog Anda tidak melanggar kebijakan dan Terms of Service (TOS) yang telah ditetapkan, Anda tidak perlu khawatir blog Anda mengalami penghapusa oleh Google.

Jika Anda ingin main aman, saya sarankan Anda untuk menyisihkan sedikit uang Anda untuk menyewa hosting dan domain, dan melakukan migrasi dari Blogger ke Wordpress self-hosted.
LihatTutupKomentar