Pengaruh Hormon Bagi Pecandu Pornografi


Di Artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang Pornografi dan Dampaknya. Jika kalian belum membacanya, silahkan baca DISINI.

  Percaya atau tidak percaya saat kamu menonton atau melihat Pornografi, Hormon kamu akan berpengaruh di tubuh kamu, Seperti Hormon Testosteron dan Dopamine. Sebelum saya bahas lebih jauh, apasih Hormon Testosteron dan Hormon Dopamine ini? Dan dampak apa yang berefek ditubuh kamu saat kamu Kecanduan Pornografi, ataupun saat kamu menonton Film Porno?

Sederhananya hormone Testosteron itu adalah hormon yang dimiliki oleh Pria dan Wanita. Nah, pada Pria hormon ini dihasilkan dari Buah Zakar pria, dan pada Wanita dihasilkan dari Ovarium. Pria memiliki hormone Testosteron yang lebih tinggi dari pada Wanita, hormon ini lebih dikenal sebagai hormon Sex. Dengan adanya hormon ini, pria dan wanita jadi tertarik secara fisik satu sama lain. Hormon ini juga yang mengakibatkan pria dan wanita suka bersentuhan saat dimabuk cinta. Hormon ini tetap bisa kamu kontrol, sekalipun kadar Testosteron kamu tinggi saat kamu dimabuk cinta.

Selanjutnya, apa itu hormon Dopamin? Hormon Dopamin ini cukup berkaitan dengan Rasa Nyaman, Rasa Puas, Meningkatkan Motivasi, dan Mendukung Proses Belajar. Pada saat kamu jatuh cinta, Kadar Hormon ini meningkat. Itulah sebabnya saat kamu jatuh cinta kamu lebih Relax, Lebih Bersemangat, dan Termotivasi untuk melakukan sesuatu. Sebaliknya, saat hormon Dopamin ini rendah, kamu akan cenderung Kurang Bersemangat serta mudah mengalami Adiksi (kecanduan) terhadap zat tertentu. Biasanya, orang yang sedang patah hati cenderung memiliki Dopamin yang rendah, kondisi ini yang menyebabkan orang tersebut menjadi Malas, lesu, serta lebih rentan mengalami kecanduan narkoba.

Memangnya kedua hormon tadi berpengaruh buat Pecandu ataupun Non Pecandu Pornografi? Tentu, sangat berpengaruh. Saat menonton ataupun melihat Pornografi (video maupun gambar), Hormon Dopamin ini akan aktif, yang mengakibatkan Rasa Senang, Bahagia, Menenangkan sekaligus bikin Ketagihan.

Dilansir dari Sardjito.co.id Dopamin ini mengalir ke arah PFC, PFC menjadi tidak aktif karena terendam dopamin. Apabila dopamin semakin banyak maka seseorang akan timbul rasa penasaran dan semakin kecanduan melihat pornografi, namun untuk memenuhi kepuasan dan kesenangannya, seseorang akan melihat yang lebih porno / vulgar lagi untuk memicu dopamin yang lebih banyak. Karena terus dibanjiri dopamin, PFC akan semakin mengkerut dan mengecil dan lama-lama menjadi tidak aktif, Akibanya fungsi dari bagian otak ini semakin tidak aktif. Itulah sebabnya kamu akan menjadi mudah lupa, Instict kamu tidak tajam, Daya Pikir dan Daya Ingat kamu tumpul, ketika disuruh berfikir cepat  loadingnya seperti menunggu Picolo datang ke bumi, alias Lola abissss. Karena apa? Karena PFC kamu sudah lemah, sudah mengkerut, jadi tidak Fresh seperti saat pertama kali kamu lahir kedunia, Pikiran kamu ke tete ataupun ke Bokong terus, tidak sanggup konsentrasi. Belum lagi, kamu bakalan jadi orang yag Emosian, tidak sabaran, jadi pemalas, dan suka menunda-nunda. Jadi kaum rebahan terus, mau keluar rumah jadi malas bertemu orang baru, tidak berani menatap mata lawan jenis ataupun sesama jenis. Kehidupan Sosial dan Percintaan akan berpengaruh juga, dikehidupan Sosial kamu jadi orang yang ansos, tidak enakan, sulit untuk berinteraksi dengan orang baru, karena rasa Confidence/PD kamu sudah berkurang. Kamu menganggap diri kamu Hina, hubungan kamu dengan Tuhan menjadi jauh, apa lagi dengan orang-orang yang kamu cintai. Semenjak kamu masuk ke jurang Pornografi ini, hidup kamu berubah drastis, Ibadah jarang, Dosa mengalir terus tanpa henti.

Hari demi hari terus berlalu, kamu terus menyesali perbuatan kamu dulu, tapi disatu sisi kamu tidak bisa terlepas dari belenggu itu. Pikiran kamu sadar bahwa apa yang kamu lakukan itu salah, tapi otak kanu akan terus meminta untuk melakukannya lagi dan lagi.

LihatTutupKomentar